"Kini semakin banyak bukti dan tanda kemungkinan besar kerangka AirAsia semakin dekat dengan deteksi kapal laut," kata Kepala Operasi SAR Pangkalan Bun Marsekal Pertama Supriyadi di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Supriyadi, bantuan dari negara asing sangat membantu dalam pencarian khususnya di bawah laut lantaran mereka memiliki peralatan lebih canggih yang memungkinkan tim evakuasi gabungan menemukan kerangka pesawat.
Sementara di pesisir tim kepolisian bekerja sama dengan nelayan setempat berpatroli menyisir kawasan pantai. Penyisiran daratan dilakukan karena adanya kemungkinan ada benda atau jenazah yang terseret arus hingga ke bibir pantai di wilayah perairan Teluk Kumai.
"Serpihan pesawat dari hari ke hari bertambah sehingga bukti yang kami peroleh semakin membntu tim investigasi," kata Supriyadi.
Serpihan terakhir pesawat yang ditemukan petugas adalah benda yang diduga bagian dari sayap pesawat dan lapisan pintu bagian dalam. Serpihan ditemukan oleh KRI Yos Sudarso dan kini sudah dibawa ke Lanud Iskandar. (sur/sip)