Agus sebelumnya menyandang pangkat bintang dua dan menduduki jabatan sebagai Wakil Inspektur Jenderal (Wairjen) Mabes TNI. Namun setelah dipromosikan, ia mendapat bintang tiga dan menjabat sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) Mabes TNI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, pengajuan sebagai calon Kapolri hanya berselang sekitar empat jam setelah Timur dilantik menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabarhakam) Polri. Ketika itu pangkat Timur dinaikkan dulu dari jenderal berbintang dua ke bintang tiga alias komisaris jenderal.
Agus mencermati perlu adanya perbaikan dan optimalisasi fungsi radar-radar, supaya bisa bekerja dengan baik. "Seperti kemarin kalau punya radar betul semua dan bisa menangkap kan bagus juga," kata Agus.
Lebih jauh Agus mengatakan, dengan adanya radar yang bekerja baik, maka tidak akan ada pesawat yang masuk ke wilayah Indonesia sembarangan. “Baru masuk sebentar sudah di-intercept, force down oleh kita. Itu nanti akan dilihat dari kekuatan radar dan pesawat-pesawat tempur," ucap dia menjelaskan.
Selain radar, Agus beranggapan, harus ada penambahan unit dan optimalisasi pesawat angkut. "Kalau ada bencana alam, jelas kita harus bantu. Dulu ada kejadian Sinabung maupun banjir bandang langsung saya gerakkan pesawat angkut," kata dia.
(obs/obs)