Party Chief tim Survey, Muhammad Aga Ridha Aldila yang menaiki Kapal Laut MGS GeoSurvey mengatakan mereka akan menggunakan ROV pada Ahad pagi. Hal itu dilakukan untuk memastikan wujud sebenarnya dari objek yang sudah ditemukan sejak Jumat lalu.
Alat berbentuk robot tersebut nantinya akan memberikan visualisasi berupa video yang bisa memastikan apa objek yang ditemukan tim survey sebelumnya. “Rencananya sekitar pukul 07.00 WIB ROV akan kami turunkan,” ujar Aga.
ROV merupakan robot pencari bawah laut yang dilengkapi sonar dan kamera. Robot ini bisa turun hingga jauh ke kedalaman laut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat diturunkan, ROV akan mengeluarkan sonar untuk mendeteksi keberadaan benda di sekitarnya. Jangkauan sonar mencapai radius 60 meter. Bila sonar mendeteksi keberadaan benda padat tertentu, alat tersebut akan mengeluarkan bunyi yang berbeda-beda tergantung material benda.
Setelah keberadaan pesawat dipastikan oleh ROV, barulah penyelam akan turun untuk melakukan evakuasi.
Akan tetapi, bobot ROV yang hanya 5 kilogram, menyebabkan robot ini tidak dapat dioperasikan di perairan yang kecepatan arusnya melebihi 2 knot. Karenanya, kondisi cuaca dan arus sangat menentukan untuk bisa menurunkan ROV ke dasar lautan. (sip)