Armada yang dikerahkan di hari kesepuluh pencarian ini merupakan gabungan dari Basarnas, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, serta negara-negara mitra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga hari ini, ada 37 korban yang berhasil ditemukan tim gabungan yang dikomandoi Basarnas. Dalam pesawat AirAsia QZ8501 yang mengalami kecelakaan, terdapat 155 penumpang dan 7 kru penerbangan yang ikut serta di perjalanan dari Surabaya menuju Singapura pada Minggu, 28 Desember 2014.
"Pertimbangan kami menambah sektor prioritas operasi karena ada kemungkinan di badan pesawat terdapat beberapa korban yang terjebak di sana," kata Soelistyo.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur telah melengkapi data antemortem seluruh penumpang yang beradi dalam pesawat AirAsia QZ8501. Data itu akan menjadi pembanding dengan data postmortem sejumlah penumpang yang ditemukan meninggal.
Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak tak lama setelah lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya, menuju Singapura, Minggu (28/12). Sejumlah jenazah dan serpihan pesawat ditemukan dua hari kemudian, Selasa (30/12). (rdk/agk)