“Area yang diperluas adalah sektor 1 yang akan diperluas ke arah timur,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI F. Henry Bambang Soelistyo di Kantor Basarnas, Jakarta, Selasa (6/1).
Perluasan area operasi itu terkait dengan penemuan dua jenazah di luar wilayah prioritas yang ditetapkan sebelumnya. Jenazah ditemukan pada jarak 500 nautical mil (nm) dari Pangkalan Bun oleh Kapal Onami milik Jepang dan Kapal Kasturi milik Malaysia. (Baca: Satu Jenazah Dibawa Menggunakan Kapal Laut ke Pangkalan Bun)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Basarnas sudah melakukan perluasan area prioritas sejak hari ke-8 yaitu dari semula 13 ribu nm2 menjadi 20.700 nm2. Kemudian pada Selasa (6/1), wilayah pencarian kembali ditambah 100 nm2 persegi.
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengapresiasi prajurit angkatan bersenjata negara-negara sahabat yang terlibat dalam pencarian korban AirAsia QZ-8501 di perairan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, itu.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa hormat yang telah membantu dan kerja keras yang dilakukan dalam proses pencarian serta evakuasi korban AirAsia,” kata Moeldoko seusai melakukan kunjungan langsung ke lokasi pencarian dan evakuasi korban AirAsia.
(obs/obs)