Sama seperti hari sebelumnya, pekerjaan rumah Tim DVI gabungan hari ini juga sangat berat dan dikejar waktu. Sebanyak 15 jenazah dari hasil temuan tim evakuasi di Pangkalan Bun belum teridentikasi. Hingga hari ke-11 atau Rabu (7/1) malam, tim sudah mengidentifikasi 24 jenazah dan telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Ketua Tim DVI Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Budiyono berharap Tim DVI mampu menyelesaikan 15 jenazah tersisa. "Mohon doanya agar kami mampu memperoleh hasil (identifikasi) yang signifikan," tutur Boediyono saat ditemui di Rumah Sakit Polda Bhayangkara Jawa Timur yang berada satu kompleks dengan Crisis Centre AirAsia QZ8501. (Baca: Delapan Jenazah Berhasil Diidentifikasi)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut. Itu juga akibat tidak dilakukan pembalseman atau menggunakan bahan kimia lainnya,” kata Direktur Eksekutif Disaster and Victim Identification atau DVI Indonesia Anton Castilani di sela pekerjannya. (Baca: Jenazah ke-40 Korban QZ8501 Tiba di Lanud Iskandar)
Pemeriksaan rekam jejak medis sebagai pemeriksaan sekunder dan usia serta kelamin juga harus dilewati. Terakhir yaitu pemeriksaan properti milik korban untuk meyakinkan hasil identifikasi.
(obs)