“Kami ingin upaya pencarian tetap dilakukan Basarnas. Terima kasih saya sampaikan atas nama keluarga korban kepada Basarnas yang terus berupaya membawa keluarga kami pulang,” kata Lukas di Crisis Centre Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Jumat (9/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah keluarga korban yang mendatangi Crisis Centre Polda Jawa Timur saat ini terus berkurang. Namun, menurut Lukas, bukan berarti mereka hilang harapan. Keluarga meninggalkan Mapolda Jatim karena harus melakukan rutinitas pekerjaan dan menjaga kesehatan.
Namun, ujar Lukas, semua keluarga sampai saat ini fokus pada proses evakuasi.
Sementara Direktur Safety and Security AirAsia Indonesia Ahmad Sadikin menyatakan hingga saat ini AirAsia masih fokus pada proses indentifikasi. Asuransi akan diselesaikan setelah proses indetifikasi selesai.
Pada hari ke-13 ini, Tim Disaster Victim Identification Polda Jatim kembali berhasil mengidentifikasi dua jenazah atas nama Martinus Djoni, 27 tahun, laki-laki asal Surabaya; dan Martwin Sholeh, 50 tahun, laki-laki asal Tulungagung. Dengan tambahan dua jenazah ini, maka sudah 27 jenazah teridentifikasi dari total 48 jasad yang berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan. (sur/agk)