Setelah dua kapal, KN Jadayat dan Java Imperial, menemukan dua sinyal ‘ping’ yang diidentifikasi berasal dari dua komponen kotak hitam QZ8501, Basarnas mengatakan ada kemungkinan kedua komponen itu berada di badan pesawat, sebab kotak hitam sudah jelas tak ditemukan di ekor pesawat yang telah diangkat dari dasar laut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya tim di lapangan belum bisa memastikan koordinat jelas dari sinyal 'ping' tersebut. "Radiusnya berada di angka 300 meter dan 500 meter. Kami pun mengintrepetasikan dari suara tersebut apakah ke arah kanan atau kiri," ujar Supriyadi.
"Arus bawah terlalu kencang dan visibilitas di bawah laut pun hanya satu meter. Pencarian hingga pukul 13.00 WIB tidak menghasilkan apa-apa," kata Supriyadi.
Oleh sebab pencarian sore ini pun sulit terlaksana, tim akan melanjutkan proses penyelaman esok hari, Senin (12/1). (agk)