Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Investigasi AirAsia QZ8501, Mardjono Siswosuwarno, Selasa (13/1) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi V, Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Ada, Pak, kotak hitam semua pesawat ditemukan," kata Mardjono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai bagian dari tim investigasi, Mardjono menegaskan seluruh data kotak hitam aman di lembaga KNKT. Namun, tidak semua data yang tersimpan di kotak hitam dapat diakses secara bebas oleh masyarakat.
"Mengelola informasi sama pentingnya dengan menemukan (kotak hitam)," ujar Mardjono singkat.
Dalam proses pengecekan kotak hitam yang ditemukan di lapangan operasi, KNKT harus terlebih dahulu memastikan serial dan nomor plat dari Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR) yang ditemukan. Setelah itu, kepastian serial dan nomor plat didapatkan, KNKT baru bisa mengonfirmasi temuan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak investigator KNKT masih mencoba mengunduh ribuan data dari FDR yang ditemukan pada Senin (12/1). Sementara itu, CVR rencananya diangkat dari laut oleh Tim Operasi Gabungan di sektor II prioritas pencarian Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 rute Surabaya-Singapura hilang kontak pada Minggu, 28 Desember 2014. Pesawat tersebut membawa 162 penumpang yang terdiri dari 155 penumpang termasuk pilot, awak kabin, dan teknisi.
Dua hari berselang, 30 Desember, Tim SAR yang dikomandoi oleh Basarnas menemukan serpihan pesawat dan korban. Pencarian dan evakuasi terus dilakukan hingga memasuki hari ke-17 ini.
Sementara itu, Rapat Kerja yang digelar Komisi V DPR RI hari ini, dihadiri oleh 29 dari 54 anggota komisi yang terdiri dari perwakilan Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi Nasdem, Fraksi Hanura.
Rapat membahas sejumlah hal, seperti hasil kerja Basarnas, penemuan kotak hitam QZ8501, dan manajemen penerbangan yang disorot pasca Kementerian Perhubungan memberi sanksi maskapai penerbangan yang melanggar jadwal dan menetapkan harga tiket terendah bagi pesawat. (utd/obs)