Aksi digelar sebagai bentuk kekecewaan KMS kepada Presiden Joko Widodo. Sampai sidang paripurna digelar DPR, Presiden belum juga mencabut calon tunggal pilihannya yang kini telah menjadi tersangka penerima gratifikasi. Alih-alih mencari calon pengganti, Jokowi malah bimbang dan berdalih menanti keputusan DPR.
Puluhan peserta aksi datang sekitar pukul 11.00 WIB. Kain hitam bertuliskan "KAPOLRI" warna putih menutup mata mereka. Para peserta aksi meneriakkan yel-yel sambil memegang karton putih bertuliskan beragam tuntutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktris cantik Olga Lidya mengatakan, keterlibatan dia dalam aksi tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban karena relawan Konser Salam Dua Jari pernah yang mengusung Jokowi. "Dukungan kami berikan dengan harapan pemerintah bisa bebas korupsi. Kini Budi Gunawan dipilih, kami perlu koreksi. Itu keputusan salah," ujar Olga.
Di hadapan pimpinan KPK, para peserta aksi membacakan surat terbuka yang dilayangkan untuk Jokowi. J-Flo, artis Ibu Kota yang juga terlibat dalam konser Salam Dua Jari, mengaku kecewa dengan keputusan presiden yang pernah diusung olehnya.
"Surat terbuka ini kami bacakan agar Presiden hatinya terbuka," kata J-Flo sebelum membacakan surat terbuka dari para relawan Jokowi. "Perlu kami ingatkan bahwa dukungan kami bukan cek kosong. Kami memilih Bapak (Jokowi) karena percaya Bapak bakal memenuhi janji dalam hal pemberantasan korupsi," demikian isi penggalan surat terbuka yang dibacakan J-Flo.
Pimpinan KPK mengaku tersentuh dengan bentuk dukungan yang ditunjukkan oleh para peserta aksi. Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, perkara Budi Gunawan akan menjadi prioritas yang dikedepankan oleh lembaganya.
"Agar tidak menimbulkan ketegangan berlanjut di ranah publik, kami pastikan kasus BG (Budi Gunwan) akan menjadi prioritas KPK. Insya Allah semuanya akan terbukti di pengadilan," kata Samad.
[Gambas:Video CNN] (sur/obs)