Pelaku yang mengemudikan Mitsubishi Outlander, Christopher Daniel Sjarif, diperiksa secara maraton. Setelah kejadian, penabrak yang berusia 23 tahun dan berstatus mahasiswa itu langsung diperiksa intensif. Selain itu pada Rabu pagi (21/1) pelaku juga dibawa ke lokasi kejadian untuk olah tempat kejadian perkara.
Siang ini pemeriksaan kembali dilanjutkan untuk mendalami penyebab tabrakan maut yang juga mengakibatkan dua orang luka parah itu. “Masih terus dilakukan pemeriksaan sekarang ini,” kata Kabag Humas Polres Metro Jaksel Komisaris Polisi Aswin kepada CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Christopher diketahui mengambilalih kemudi dari Sandi secara paksa dan mencekik leher sopirnya itu. Setelah itu pemuda yang berdomisili di kawasan Pondok Indah tersebut mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi hingga menabrak dua mobil dan lima sepeda motor.
Sedangkan dua mobil yang dihantam Outlander Christopher adalah Avanza B 1318 TPJ dan Mitsubishi pick up B 9852 AP.
Dalam tabrakan yang terjadi di dua titik lokasi itu yakni dekat Holland Bakery dan dekat Halte TransJ Tanah Kusir, Jalan Sultan Iskandar Muda Jaksel (Jalan Arteri Pondok Indah), menewaskan empat orang dan dua luka-luka. Salah satu korban tewas yaitu anggota kepolisian. (obs/obs)