"Presiden Jokowi, jadilah Presiden, laksanakan revolusi mental. Jangan pindahkan Istana ke Teuku Umar,” kata Denny.
"Jangan tunduk pada KMP, koalisi Mega Paloh," tambah Denny pada aksi Save KPK Untuk Polri Bersih, Minggu (25/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia bahkan berkata, penangkapan Bambang Jumat (23/1) lalu merupakan penangkapan KPK. "Itu kemarin bukan BW yang ditangkap, tapi KPK," ucapnya.
Jangan tunduk pada KMP, koalisi Mega PalohDenny Indrayana |
"Kalau sampai ada tersangka dilantik, itu namanya bukan revolusi mental," ucap Denny. Ia menilai, jika benar Jokowi akhirnya melantik Budi, peristiwa itu akan mencoreng nama baik Presiden.
Denny sendiri menjadi salah satu tokoh masyarakat yang memberikan dukungan langsung di KPK ketika Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditangkap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri pada Jumat (23/1) pagi.
Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM itu pun juga mengatakan bahwa di tubuh Polri masih terdapat banyak anggota bersih yang gerah dengan masalah yang menyandera Polri dan KPK. (sur/eno)