"Pencuri membawa senjata api. Peluru tembus di badan korban," kata Sulistyaningsih ketika dihubungi CNN Indonesia, Senin (26/1).
Menurut Sulistyaningsih, keluarga korban menolak melakukan otopsi terhadap jenazah Beny. Untuk itu, jasad korban yang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Muluk, Panengahan, Lampung, itu telah diserahkan oleh Polda Lampung kepada keluarga untuk dimakamkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penembakan terjadi sekitar pukul 20.15 WIB di depan rumah Beny di Jlaan Pulau Raya, Way Kandis, Bandar Lampung.
Dia memastikan, Polda Lampung saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut. Tim sudah diterjunkan untuk mencari tiga orang pelaku pencurian yang membawa senjata api. "Ini meresahkan warga. Saat ini kasusnya sedang dalam pengembangan," katanya. (rdk/sip)