"Bukan partai politik yang menekan Presiden. Jangan-jangan semua yang berkomentar di media itulah yang memberi tekanan," ujar Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella saat diskusi '100 Hari Jokowi, Masihkah Menjadi Petugas Partai?' di Jakarta, Kamis (29/01).
Menurut Patrice, rekomendasi yang dikeluarkan oleh Tim Independen atau Tim 9 dirasa terlalu cepat sehingga membuat Presiden tertekan. (Baca: Komisi III Berbeda Pandangan Soal Rekomendasi Tim 9)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Patrice tersebut didukung oleh politikus PDIP Masinton Pasaribu. Namun, berbeda dengan Patrice, Masinton menyalahkan pihak lain yang dituding turut memberikan tekanan terhadap Jokowi.
Masinton mengklaim usaha PDIP untuk bertemu dengan Jokowi kerap digagalkan oleh pihak Istana dengan tidak menyampaikannya pesan-pesan tersebut pada Jokowi.
"Bahkan jika PDIP sendiri hari ini sampaikan pesan untuk Jokowi, satu-dua minggu belum tentu sampai. Dalam konteks parpol kepada Presiden itu dibatasi di Istana," kata pria yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat tersebut.
Sebelumnya, politisi dari parpol pendukung pemerintahan seperti PDIP dan NasDem menyatakan pendapat mereka yang menginginkan agar Komisaris Jenderal Budi Gunawan dilantik menjadi Kapolri.
Budi sendiri telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atas dugaan menerima gratifikasi dalam kasus rekening gendut berbagai petinggi Kepolisian. (obs)