Bantuan pertama adalah dikerahkannya KA Kaligung Mas untuk mengevakuasi para penumpang KA Jayabaya tersebut.
"Sejauh ini untuk evakuasi penumpang, KA-nya sudah dalam persiapan untuk diberangkatkan dari Pati ke Semarang," tutur Suprapto saat dihubungi CNN Indonesia, Selasa (3/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi |
"Kami juga menyiapakan tim penolong I, kereta api yang membawa material untuk evakuasi Jayabaya. Sekarang kami sedang mendekati posisi kejadian. Kami sudah lepas dari stasiun Pelabuhan menuju ke Ujungnegoro," terangnya.
"Iya, jalurnya itu double track. Jalur arah Tegal ke Semarang itu masih terhalang sampai sekarang, namun jalur Semarang ke Tegal masih bisa dilalui," ungkapnya.
Berdasarkan data sementara, dari 455 penumpang, Suprapto mengatakan tidak ada korban luka ataupun korban jiwa dari kejadian tersebut.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan memberikan informasi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.06 WIB. Saat itu, masih menurut sumber yang sama, kereta hendak melaju menuju Semarang, Surabaya dan Malang.
Dalam kecelakaan ini terdapat tiga gerbong kereta yang terdiri dari dua kereta penumpang dan satu kereta makan yang anjlok dari relnya. "Pada Pukul 18.06 WIB, 3 kereta (2 kereta penumpang 1 kereta makan penumpang) rangkaian KA Jayabaya mengalami anjlok di km 34 700 antara Sta.Ujungnegoro & Sta.Kuripan," bunyi kutipan tersebut. (pit/pit)