Sementara di Indonesia, pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat RI menyatakan iklan tersebut terlalu provokatif, apalagi mengingat hubungan Indonesia dan Malaysia yang merupakan negara tetangga.
"Saya pikir provokatif padahal hubungan Indonesia dan Malaysia baik," ujar Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan saat ditemui di kompleks MPR/DPR RI, Rabu (4/2).
Taufik menambahkan alangkah baiknya menteri terkait melakukan komplain ke pemerintah terkait hal tersebut. Menurutnya pemerintah harus bertanya apa maksud dari iklan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain melaporkan ke pihak kementerian, KBRI pun berencana untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum. Sementara itu Taufik Kurniawan mengharapkan Kementerian Ketenagakerjaan segera melakukan langkah komplain.
"Barangkali Menaker segera komplain ke pemerintah karena itu tidak etis," kata Taufik. (sip)