“Ini sifatnya mempersiapkan diri walau belum diminta menyerahkan nama baru calon Kapolri oleh Presiden. Jika nanti diminta Presiden, kami tinggal menyerahkan nama-nama itu,” kata Komisioner Kompolnas M. Nasser kepada CNN Indonesia, Kamis (5/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, Kompolnas mencoret nama Komisaris Jenderal Suhardi Alius dari daftar calon Kapolri. Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri itu sebelumnya ikut dipertimbangkan sebagai calon Kapolri.
Sampai saat ini tak diketahui pasti kenapa Suhardi dimutasi dari Mabes Polri ke Lemhannas. Namun Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto menyatakan Suhardi tak punya rekam jejak buruk.
Agus yang mengenal Suhardi sejak tahun 1981 ketika mereka bersama-sama di Akademi Kepolisian mengatakan Suhardi tak punya catatan yang sekiranya bisa menghambat karier dia.
Di angkatan 85, Suhardi merupakan orang pertama yang menyandang pangkat jenderal bintang tiga. Kariernya cemerlang. Dia menjabat Kabareskrim menggantikan Jenderal Sutarman yang ditunjuk menjadi Kapolri pada November 2013.
Saat itu Suhardi merupakan calon Kabareskrim termuda. Rival-rivalnya berasal dari angkatan 80-84. Dengan demikian Suhardi melompati senior lima angkatan di atasnya.
Sebelum menjadi Kabareskrim, Suhardi menjabat Kapolda Jawa Barat, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, dan Wakapolda Metro Jaya. (agk)