"Tadi mereka presentasi tentang mekanisme pengamanan soal di percetakan. Kami kan khawatir bagaimana sistem pengamanannya. Kami akan terus evaluasi dan tentunya nanti ada penjagaan polisi," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Furqon kepada CNN Indonesia, Kamis (5/2).
Furqon menjelaskan belasan percetakan tersebut berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, seperti Padang, Jakarta, Riau, Bali, Jawa, Manado, dan Makassar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Kemendikbud Nizam mengatakan percetakan soal UN baru boleh dilakukan pada 27 Februari mendatang. "Untuk soal, bisa dibilang persiapannya sudah 99 persen. Tinggal kirim ke percetakan," kata Nizam.
Selain itu, Nizam juga mengaku soal UN yang berbasis komputer (computer based test) juga telah siap. "Untuk UN CBT, data sudah masuk dari daerah. Minggu depan mulai pelatihan teknisi dengan proktor (pengawas ujian untuk CBT). Selain itu, juga sudah melakukan instalasi aplikasi di sekolah-sekolah yang menjadi percontohan UN CBT," katanya.
Adapun, try out UN akan dilakukan mulai dilakukan pada minggu ketiga dan keempat Februari. "Nanti Maret juga ada try out sekitar minggu ketiga dan keempat. Ujian CBT sendiri mulai 7 April," kata Nizam. (pit/pit)