"Sampai saat ini belum ada pernyataan darurat bencana banjir dari Gubernur DKI Jakarta. Saat ini Pemda DKI Jakarta tetap berada di depan sebagai penanggung jawab penanganan banjir," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho kepada CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi siaga IV terdapat di Bendungan Katulampa (40 cm), Bendunganm Krukut Hulu (130 cm), Bendungan Pesanggrahan (115 cm), Bendungan Cipinang Hulu (75 cm) dan Bendungan Angke Hulu (75 cm). Sementara kondisi siaga III terdapat di Bendungan Depok (125 cm) dan di Bendungan Pulogadung (650 cm).
Hingga saat ini BNPB telah mendirikan 28 posko taktis, yakni 25 posko di Jakarta, 2 posko di Bekasi, dan 1 posko di Tangerang. Personil BNPB, SRC PB, Menwa dan Senkom Polri telah dikerahkan untuk membantu logistik dan peralatan.
"BNPB telah menyiapkan 3.600 personil TNI dan 614 personil Polri untuk mengantisipasi banjir jika diperlukan. Namun sampai saat ini belum terdata ada pengungsi sama sekali," kata Sutopo.
BMKG memperkirakan puncak musim hujan di kawasan Jakarta dan sekitarnya akan terjadi pekan depan, yakni pertengahan Februari. Citra satelit hari ini memperlihatkan sel-sel awan besar di langit barat Jakarta. (utd/agk)