"Siapa saja saksinya akan ditentukan oleh pengawas internal KPK," ujar Deputi Pencegahan Johan Budi Sapto Pribowo saat memberikan keterangan di Gedung KPK, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Johan mengatakan bahwa KPK mengapresiasi kedatangan Hasto dalam memenuhi undangan untuk memberikan klarifikasi pernyataannya. Menurut Johan, KPK tetap mengedepankan zero tolerance terhadap semua pegawai KPK yang diduga melakukan pelanggaran kode etik. "Termasuk pimpinan sekalipun," ujarnya.
Samad dituduh telah berinisiatif menjalin enam kali pertemuan dengan kalangan elite PDIP dalam penjajakan pencalonan wakil presiden jelang Pemilu 2014. Dalam salah satu pertemuan, Hasto menyebut Samad telah berupaya melobi partainya dengan cara membantu peringanan kaus yang menimpa kader PDIP, Emir Moeis.
Menurut Hasto, bukti-bukti yang dia serahkan kepada KPK telah cukup memenuhi syarat untuk pembentukan Komite Etik. "Tapi itu saya kembalikam kepada KPK sebab saya tak punya niatan untuk melemahkan lembaga ini," ujarnya. (sur/sip)