"Pengawas internal sedang melakukan tugasnya untuk menyimpulkan apakah perlu dibentuk Komite Etik bagi pimpinan KPK atau tidak," ujar Johan saat memberikan keterangan di Gedung KPK, Senin malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya pimpinan KPK akan mengeluarkan putusan untuk pembentukan Komite Etik berdasarkan kesimpulan tim pengawas internal KPK. "Orang-orang yang dipilih adalah tokoh-tokoh kredibel dari luar, termasuk penasehat KPK," ujar Johan.
Hari ini, Hasto mendatangi kantor KPK di Kuningan Jakarta Selatan. Ia mengaku baru mau melapor ke KPK setelah mendapatkan undangan dari lembaga antirasuah. Hal itu pula yang menjadi alasan kenapa Hasto malah untuk memaparkan bukti serta keterangannya ke pihak Bareskrim Mabes Polri dan Komisi III DPR. "Karena mereka mengundang saya," ujarnya.
Samad dituduh telah berinisiatif menjalin enam kali pertemuan dengan kalangan elite PDIP dalam penjajakan pencalonan wakil presiden jelang Pemilu 2014. Dalam salah satu pertemuan, Hasto menyebut Samad telah berupaya melobi partainya dengan cara membantu peringanan kaus yang menimpa kader PDIP, Emir Moeis.
Menurut Hasto, bukti-bukti yang dia serahkan kepada KPK telah cukup memenuhi syarat untuk pembentukan Komite Etik. "Tapi itu saya kembalikam kepada KPK sebab saya tak punya niatan untuk melemahkan lembaga ini," ujarnya. (sur/sip)