"Akses keluar masuk susah, susah banget buat cari bahan makanan," kata Yusi (43) salah seorang warga Kampung Sawah Wijaya 1 Dalam, Petogogan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Yusi juga menambahkan bahwa hingga saat ini warga sekitar belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, khususnya bahan makanan.
"Ya pokonya harus cepat aja kasih bantuan. Kasihan masyarakat di sini," lanjutnya.
Daerah Petogogan memang dikenal menjadi langganan banjir. Luapan Kali Krukut menyebabkan lokasi padat penduduk itu sering terkena banjir. Namun sebagian besar warga setempat enggan untuk mengungsi.
Asril (30) warga Petogogan beralasan bahwa masalah keamanan menjadi penyebab utama yang membuat dirinya enggan untuk mengungsi. Ia menilai, banjir yang terjadi setiap tahun ini dapat menimbulkan potensi tindak kriminal seperti pencurian.
"Kita bertahan aja, takutnya terjadi apa apa sama rumah kita. Takut ada pencurian," ucapnya. Ia menambahkan kebanyakan warga di daerah ini memiliki rumah yang bertingkat, sehingga mereka tetap dapat tinggal di lantai atas. (obs)