Keduanya adalah lulusan Akademi Kepolisian 1982. Badrodin saat ini menjabat sebagai Wakapolri. Sementara Dwi adalah Inspektur Pengawasan Umum Polri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak lulus dari Akpol pada tahun 1982, Badrodin dua kali menjadi Kapolda yakni di Sumatera Utara dan Jawa Timur. Jika terpilih menjadi Kapolri, Badrodin punya waktu satu tahun lebih memimpin Polri sebelum pensiun pada usia 58 tahun pada 24 Juli 2016.
Sebelumnya, Kompolnas menyatakan telah mengantongi enam nama calon Kapolri untuk menggantikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan, pilihan Jokowi yang tersandung kasus gratifikasi.
Selain Badrodin dan Dwi, empat calon lainnya adalah Komisaris Jenderal Putut Bayuseno, Komisaris Jenderal Budi Waseso, Komisaris Jenderal Suhardi Alius dan Komisaris Jenderal Anang Iskandar. Suhardi dan Anang baru belakangan ini masuk ke dalam daftar Kompolnas.
Sebenarnya, bukan hanya Badrodin dan Dwi yang sudah menjabat kapolda di dua daerah. Putut bahkan tercatat sudah tiga kali menjadi kapolda, yaitu di Banten, Jawa Barat dan Metro Jaya. Namun, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri ini kalah senior dari Badrodrin dan Dwi. Ia lulus dari Akpol tahun 1984. (sur)