"Kami sudah menunggu Bapak Presiden, tetapi disampaikan oleh Mensesneg bahwa pertemuan tersebut tidak jadi dilakukan karena Presiden ada agenda mendadak," kata Komisoner Kompolnas Hamidah Abdurrachman kepada CNN Indonesia, Selasa petang (10/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kandidat tersebut yaitu Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan Komisaris Jenderal Putut Eko Bayuseno, Inspektur Pengawasan Umum Komisaris Jenderal Dwi Priyatno, Kabaresrim Komjen Budi Waseso, mantan Kabareskrim Komjen Suhardi Alius, serta Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Anang Iskandar.
Dua nama yang disebut terakhir merupakan kandidat yang pernah dicoret namanya dalam daftar terbaru Kompolnas. Nama tersebut kembali dimunculkan karena dianggap berkompeten untuk bersaing dengan jenderal bintang tiga lainnya. (rdk)