Berdasarkan penelusuran CNN Indonesia, diketahui tiap harinya lebih empat juta rupiah dikeluarkan untuk membayar 80 anggota AMPG yang bergantian menjaga kantor DPP Partai Golkar. Dana tersebut belum termasuk biaya untuk konsumsi yang selalu diberikan kepada anggota AMPG setiap harinya.
"Setiap hari kami menjaga kantor dengan pasukan 80 orang. Itu dibagi ke dalam dua shift, per 12 jam. Jatah makan kami dapat terus tiga kali sehari," ujar Budi, salah satu anggota AMPG kepada CNN Indonesia, Rabu (11/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, sebelum konflik kami ada di habitat masing-masing. Sekarang, sih, kita sudah jaga kantor tiga bulan. Mau bagaimana lagi, penghasilan sehari-hari, ya, dari ini (menjaga kantor)," kata anggota AMPG lainnya yang tak mau disebutkan namanya.
Penelusuran CNN Indonesia juga mendapatkan fakta bahwa selama ini biaya penjagaan kantor DPP Partai Golkar diberikan langsung oleh Yorrys sebagai mantan Ketua organisasi tersebut.
"Iya (bayaran kami) diberikan (oleh ketua). Tapi pada dasarnya kami menjaga dengan sukarela, sih," ujar anggota tersebut.
AMPG di bawah pimpinan Yorrys memiliki anggota sebanyak 1.200 orang. Pengerahan anggota terbanyak untuk mengamankan kantor DPP Partai Golkar terjadi pada 25 November 2014 lalu, ketika bentrokan antara anggota AMPG kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono terjadi. Diketahui sebanyak 600 massa AMPG pimpinan Yorrys terlibat bentrok pada saat itu. (utd)