Polri pun menyatakan siap mendukung siapapun anggota mereka yang ditunjuk menjadi Kapolri. “Tidak ada dua komando,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen Agus Rianto, selang beberapa menit setelah Jokowi mengumumkan sikap pemerintah terkait kisruh KPK-Polri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siang harinya, terungkap Bambang memang betul ditangkap para penyidik yang berada di bawah koordinasi Kabareskrim Budi Waseso. Kejadian itulah yang lantas menimbulkan pertanyaan: bagaimana mungkin pimpinan institusi tidak tahu apa yang dilakukan anak buahnya?
Untuk soal penangkapan Bambang Widjojanto itu, Mabes Polri berdalih penanganan perkara diserahkan kepada penyidik. Maka penyidik dapat bergerak secara independen tanpa harus selalu diperintahkan pucuk pimpinan.
Budi Waseso mengatakan, dia sendiri bahkan tak bisa mengintervensi menyidikan. “Penyidik tidak perlu selalu lapor ke saya. Setelah melakukan tindakan, baru lapor ke saya,” kata dia.
Di Kompleks Istana Kepresidenan petang ini, Badrodin Haiti mengatakan pimpinan dan pejabat eselon I Polri telah berkumpul sebelum Jokowi mengumumkan soal Kapolri. Dalam pertemuan itu, seluruh petinggi Polri berkomitmen untuk mendukung siapapun yang ditunjuk Presiden menjadi Kapolri. (agk)