Walaupun alasan penarikan pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai calon kapolri belum diberikan oleh Presiden kepada DPR, namun Fraksi Nasdem telah membulatkan tekad untuk tetap mendukung keputusan Presiden.
"Prinsipnya saya sudah sampaikan bahwa itu (pencalonan Kapolri) hak prerogatif Presiden, termasuk saat perlu atau tidaknya Komjen Budi Gunawan dilantik. Kalaupun tidak dilantik, sudah ada penggantinya. Intinya, Nasdem mendukung apa yang menjadi pilihan Presiden dan yang telah dipilih Presiden," ujar Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR RI, Victor Laiskodat, kepada CNN Indonesia, Jumat (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya optimis di DPR bisa memahami, tidak ada di antara kami suasana yang memburuk. Saya ingin memberikan gambaran ke depan ini pemerintahan akan lebih baik, dan semua pihak bisa mengerti itu," ujar Surya Paloh kepada CNN Indonesia, Kamis (19/2) lalu.
Presiden diketahui telah resmi menarik pengajuan calon Kapolri atas nama Komjen Budi Gunawan pada Rabu (18/2) lalu. Sebagai gantinya, Presiden mengajukan nama Wakapolri, Komjen Badrodin Haiti, sebagai calon Kapolri baru pilihannya. (utd)