Menurut Eson, demikian dia akrab disapa, Budi Gunawan seharusnya mengerem ambisi untuk menjabat sebagai petinggi Polri. "Sebab nantinya bakal ada matahari kembar di kepolisian," ujar Eson dalam sebuah diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2).
Dia mengatakan, ambiguitas itu terjadi lantaran kewenangan di tubuh Polri bakal menimbulkan pertanyaan. Publik tidak akan tahu siapa yang bakal mengendalikan Korps Bhayangkara, apakah Badrodin Haiti atau Budi Gunawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimanapun, kata Imam, keputusan Presiden Joko Widodo dalam mengurai persoalan di tubuh Polri dan KPK merupakan jalan tengah yang patut diapresiai, meskipun tidak berarti sepenuhnya memenuhi keinginan semua pihak.
"Artinya sekarang, semua pihak sebaiknya meredam hasrat dalam memenuhi kepentingan kelompok dan golongan tertentu," ujar Imam.