"Sementara masih kami coba, akan kami koordinasikan dengan pihak pengelola" kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigadir Jenderal Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (24/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alat-alat tersebut, kata Agus, dapat memudahkan proses penyelidikan jika terjadi insiden semacam ini. Kepolisian hingga saat ini belum dapat menggolongkan insiden tersebut sebagai bagian dari aksi terorisme.
"Sementara terus melakukan penyelidikan Polda dan Mabes Polri," kata Agus.
Letupan yang dimaksud terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan diduga berasal dari sebuah benda mencurigakan yang terletak di sebuah kamar mandi di lantai dua. Lokasi itu bahkan berada tak jauh dari tempat bermain anak-anak di pusat perbelanjaan.
Menurut salah satu sumber CNN Indonesia yang tak mau disebut namanya, letupan tersebut menghasilkan asap dan sempat membuat anggota tim gegana yang melakukan pengamanan mengalami reaksi gatal-gatal. (rdk)