Hal itu disampaikan oleh Ridwan ketika seorang wartawan media Australia meminta komentar mengenai imbas eksekusi terpidana mati terhadap investasi asing yang ada di Indonesia. Ia menegaskan akan mengikuti apapun keputusan yang diambil Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Itu pertanyaan yang sulit. Saya ikuti apapun keputusan Presiden. Sebagai Walikota dan sebagai warga negara, kami selalu hormati hukum negara lain dan kami juga harus meminta imbal balik dari pemerintah negara lain untuk menghormati hukum di Indonesia," ujar Ridwan di kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (26/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, imbuh Ridwan, ia mengerti alasan mengapa masyarakat dan pemerintah Australia menyerukan protes-protes yang selama ini dilakukan. "Tapi saya juga mengerti bagaimana masyarakat Australia mengekspresikan (protes) itu. Tapi pada akhirnya, kami tidak dapat memaksakan aspirasi ini. Ini adalah hukum yang digunakan selama ini hidup di Indonesia," ujar dia.
"Yang jelas, pernyataan saya adalah saya menghormati bagaimana orang Australia mengekspresikan permintaan ampunannya, tapi saya mohon hormati keputusan Presiden. Karena menurut saya, Presiden juga pasti memikirkan seluruh aspek, termasuk kemanusiaan," ujar dia. (utd/utd)