Kapal Crest Onyx membawa puing pesawat bagian tengah dan dua sayapnya. Masih jelas terlihat tulisan "AirAsia" di puing pesawat yang jatuh pada 28 Desember 2014 lalu itu. Roda pesawat juga masih terlihat terpasang di bagian tubuh pesawat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kepala Basarnas Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo, tak ditemukan jenazah korban pada puing badan pesawat tersebut. Hingga Jumat kemarin jumlah korban yang berhasil ditemukan adalah 103 jenazah dari total 162 orang penumpang dan awak pesawat.
Pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura tersebut hilang kontak pada pukul 06.17 WIB. Sesaat sebelum hilang kontak, pesawat sempat meminta naik ke ketinggian dari 32.000 kaki menuju 36.000 ribu kaki. Namun, izin belum diberikan, pesawat sudah terlanjur hilang kontak dan ditemukan terjatuh di perairan Selat Karimata oleh Badan SAR Nasional. (sur)