Syahrini tiba di sekitar pukul 11.20 WIB. Bersama kuasa hukumnya Hotman Paris Hutapea, Syahrini turun dari mobil mewah Bentley bernomor polisi B 666 ANE. Syahrini tak memberikan sedikitpun komentar pada awak media yang menunggunya sejak pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Laporan dengan AS (Abraham Samad) sebagai terlapor. Kasus pemalsuan surat," kata Rikwanto kepada CNN Indonesia.
Namun Syahrini, kata Hotman tidak mengenal Feriyani. Hubungan keduanya hanya sebatas hubungan bisnis semata karena Feriyani kerap menjual pakaian pada artis Indonesia.
Keduanya memang sempat berfoto bersama yang kemudian tersebar di media sosial. Foto tersebut menurut Hotman diambil saat keduanya secara kebetulan bertemu di sebuah kota.
"Kalau ada yang mengatakan itu sedang belanja bersama salah besar. Perempuan itu (Feriyani) juga tampaknya punya kebiasaan untuk mengunggah foto dirinya dengan seseorang ke jejaring sosial yang dia miliki," kata Hotman.
Abraham Samad sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan dokumen oleh Polda Sulawesi Selatan dan Barat pada 9 Februari 2015 lalu. Samad diduga membantu Feriyani Lim dengan memalsukan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga agar Feriyani bisa membuat paspor. Kejadian tersebut pun diduga terjadi sekitar awal 2007 di Makassar.
Sementara untuk Feriyani, dirinya juga telah ditetapkan Polda Sulselbar sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Ia kemudian melaporkan Abraham Samad ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri belum lama ini atas tudingan pemalsuan dokumen yang menjeratnya sebagai tersangka itu. Selanjutnya Polda Sulselbar –setelah Feriyani melaporkan Samad ke Mabes Polri– menetapkan Samad sebagai tersangka. (sur)