menilai ada persamaan antara yang dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Drajad Wibowo dengan dirinya.
Diketahui, Drajad menyatakan dirinya berencana untuk mundur dari jabatannya sebagai dampak dari gagalnya Hatta Rajasa terpilih menjadi ketua umum kembali.
"Mungkin Pak Drajad mundurnya seperti saya dulu. Dulu kan saya juga mundur untuk istirahat. Lima tahun kan sebentar," ujar Soetrisno di The Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, Senin (2/3).
Ia pun mengira mundurnya Drajad, karena ingin beristirahat dan fokus pada hal yang lain. "Kalau mau mundur karena selama ini sibuk di partai. Biar konsentrasi di bidang lain, seperti saya dulu," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padan Senin pagi, Drajad menyatakan akan mundur dari dunia partai politik strategis. Lebih lanjut, ia mengaku rencana mundur tersebut telah ia pikirkan sejak lama.
"Itu sudah sejak lama saya sampaikan. Kalau Hatta terpilih, saya bantu Bang Hatta mengurus partai. Kalau Bang Zul yang terpilih maka saya akan istirahat mengurus partai politik praktis," ujar Drajad. (sip)