"Kami telusuri untuk menemukan siapa saja yang terlibat," kata Kepala Divisi Humas Inspektur Jenderal Ronny Sompie di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Selasa (3/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pengamat terorisme sekaligus mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT), Ansyaad Mbai, menyatakan zat klorin yang digunakan dalam aksi teror di ITC Depok bisa jadi masuk dari luar negeri.
Letupan di ITC Depok terjadi Senin (23/2), sekitar pukul 18.00, WIB dan diduga berasal dari sebuah benda mencurigakan yang terletak di sebuah kamar mandi di lantai dua. Lokasi itu bahkan berada tak jauh dari tempat bermain anak-anak di pusat perbelanjaan.
Di lokasi ditemukan zat kimia yang setelah diselidiki ternyata mengandung zat klorin. Jika terhirup, zat ini akan berubah menjadi asam hidroklorik di paru-paru, menyebabkan organ dalam terbakar atau paru-paru basah akibat cairan yang tercipta dari senyawa kimia berbahaya.
Menurut salah satu sumber CNN Indonesia yang tak mau disebut namanya, letupan tersebut menghasilkan asap dan sempat membuat anggota tim gegana yang melakukan pengamanan mengalami reaksi gatal-gatal. (sur)