"Saya rasa akan sulit (dilaksanakan) ditambah lagi dengan perbedaan dalam satu negara, tidak semua mampu menyeragamkan pendapat yang ada," kata JK di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu (4/3).
Baginya, Zero enemy merupakan jargon dan implementasinya sulit bagi setiap negara berkaca dari perbedaan pendapat tersebut. Dalam hal eksekusi mati, Indonesia tetap berkeras menerapkannya terhadap dua terpidana asal Australia Andrew Chan dan Myuran Sukumaran kendati pemerintahan Tony Abbott menentang keras, memicu ketegangan dua negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hikmahanto, kebijakan SBY "thousand friend-zero enemy" dianggap menunjukkan dukungan yang lebih banyak untuk kepentingan masyarakat internasional, sehingga kepentingan nasional tergadaikan.
"Sebenarnya semua negara melakukan hal seperti itu. Tidak mungkin kepentingan internasional diletakkan di atas kepentingan nasional," kata Hikmanto dalam kolomnya di CNN Indonesia, Selasa (21/10).
Hikmanto melanjutkan Jokowi memiliki karakter yang menganggap semua negara bersahabat, sepanjang tidak merongrong kedaulatan dan kepentingan nasional. Jika dilanggar, tentu Jokowi akan bertindak dengan tegas.
"Itulah sebabnya, menurut saya, 'thousand friend-zero enemy' sulit diimplementasikan di kepemimpinan Jokowi," kata Hikmahanto.