"Kami sadar bahwa kami telah membuat suatu ketegangan antara Indonesia dan Australia. Kami juga pernah menyebabkan ketegangan yang sama dengan pemerintah Belanda," ujar Andi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).
Hal itulah, sebut Andi, yang membuat pemerintah Indonesia ingin memperhatikan secara serius apa yang menjadi perhatian pemerintah Australia, sehingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung meminta Jaksa Agung M Prasetyo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk berkoordinasi dalam memproses eksekusi ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi menjelaskan, Presiden Jokowi pun telah memberikan arahan kepada Prasetyo untuk melakukan proses dan prosedur sesuai hukum di Indonesia secara hati-hati, terutama menyangkut dampak yang terjadi terhadap hubungan kedua negara.
"Progres laporan harus dilaporkan ke Presiden tiap bulan. Hari ini Jaksa Agung melaporkan ke Presiden soal kesiapan untuk eksekusi, jadi bulan depan dia harus melaporkan progresnya," ujar dia. (den)