“Saya suka Ahok tapi tak suka kalau ia memfitnah,” kata Praetyo kepada media sesaat sebelum media di kantor Kementerian Dalam Negeri dimulai, Rabu (5/3).
Prasetyo setuju kalau permasalah anggaran rakyat harus dibela. Dia berharap mediasi yang dilakukan bisa menjadi jembatan di antaranya. “Saya cuma mengingatkan gubernur juga butuh APBD,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara DPRD menanggapi mediasi ini dengan nuansa yang sangat serius, Ahok memilih hadir dan menghadapi media dengan penuh canda. Saat para jurnalis menanyakan apa persiapannya dalam mediasi ini, Ahok hanya menjawab, “Persiapannya hanya makan lemper dua.”
"Klarifikasi akan membuat segala sesuatunya terang," kata Direktur Jenderal Keuangan Kemendagri Reydonnyzar Moenek usai rapat tertutup dengan DPRD DKI Jakarta di kantor Kemendagri.
Sebelumnya, Kemendagri telah mengadakan pertemuan dengan pihak Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (4/3) pagi. Pertemuan yang dihadiri oleh Gubernur Ahok beserta petinggi dinas DKI ini membahas hasil evaluasi APBD DKI 2015 versi e-budgeting yang diberikan oleh Ahok-sapaan akrab Basuki. (sip)