"Perkembangan penyidikan kasus korupsi TVRI, yang melibatkan seniman berinisial M dan tersangka lainnya, hari ini dilakukan penahanan 20 hari sampai 25 Maret 2015," ujar Tony Spontana, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Jumat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penetapan tersangka berdasarkan pada Surat Perintah Penyidikan tertanggal 10 Februari 2015. Para tersangka ditengarai melanggar Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU No 31/1999 Jo UU 20/2001.
Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI kala itu bisa disimpulkan dalam beberapa poin. Pertama, 15 kontrak paket program siap siar tersebut dilakukan jelang akhir tahun anggaran (bulan November). Sehingga, pengadaan barang dan jasa yang dilakukan melalui pelelangaan, akan melewati tahun anggaran.
Pembayaran telah dilakukan tahun 2012, meskipun masa tayang program berakhir sampai 2013. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa proses pengadaan paket Rp 47,8 miliar tidak sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa. (rdk)