Mega, begitu ia akrab disebut, berkelakar tentang kedekatannya dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Dalam setiap pertemuan dengan Susi, Mega mengaku kerap diceritakan soal permasalahan perikanan dan kelautan yang menjadi urusan kementeriannya.
"Mbak Susi itu mitra liur, Jadi setelah cium pipi kiri dan kanan, dia pasti cerita soal laut dan ikan. Saya rasa nanti lama-lama Mbak Susi bisa jadi putri duyung," ujar Mega di di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Ahad (8/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah lama kenal dengan beliau (Khofifah). Jadi ketika presiden hendak mengangkatnya, saya sangat setuju dan mendukungnya," ujar Mega.
"Bukan maksud diskriminatif. Tapi selama sektor hutan ditangani oleh laki-laki selalu kurang berhasil melindungi hutan. Semoga menteri yang sekarang bisa membuktikan bahwa perempuan sanggup menangani hutan," ujar Mega.
Di acara peringatan Hari Perempuan Internasional itu, Megawati membacakan orasi budaya yang berjudul "Tahun Penentuan Bagi Perempuan Indonesia". Selain Susi, Khofifah, dan Siti, acara tersebut juga turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Nilla Moeloek dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (ded/ded)