Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Pardjoko mengatakan, peringatan diberikan sejak tahun 2005. "Tapi Kosgoro susah diperiksa, dari 2005 sampai sekarang tak bisa diperbaiki," kata Pardjoko, Senin (9/3) saat ditemui di lokasi kebakaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hingga saat ini petugas masih kesulitan memadamkan api. Menurut Pardjoko, pemadaman seharusnya dilakukan dari dalam. "Tidak bisa dari luar, kami terpaksa berjuang mati-matian," katanya.
Sekitar pukul 18.30 WIB si jago merah keluar dari jendela lantai itu. Api kemudian merambat naik hingga ke lantai ke 18. Mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi sekitar 15 menit kemudian. Setelah berselang, ada 12 mobil pemadam kebakaran yang kini tengah berusaha untuk memadamkan api tersebut.
Jalan untuk masuk ke Wisma Kosgoro memang agak sulit karena lokasinya agak ke belakang, tepatnya Jalan Biliton. "Petugas pemadam kebakaran memang agak sulit masuk ke belakang," ujar seorang polisi dari Polsek Menteng yang ditemui CNN Indonesia di lokasi.
Di lokasi kebakaran, kertas terbakar berjatuhan dari lantai 16 disertai dengan pecahan-pecahan kaca di bagian belakang lantai 16. Reruntuhan itu jatuh di area parkir parkir belakang gedung dan juga atap masjid yang ada di belakang.