Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, satu buah Skylift yang mampu menyemprotkan air dari ketinggian 100 meter masih digunakan untuk melakukan pemadaman. Sementara itu, asap berwarna kelabu terlihat di bagian Barat gedung. Untuk di bagian timur gedung, tampak asap hitam masih menaungi.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat, Muchtar Zakaria, mengatakan sekitar pukul 06.30 WIB, dari empat lantai yang terbakar sempat kembali terlihat api. Dia mengaku, situasi tersebut sempat mengejutkan timnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, kemunculan api tersebut diduga berasal dari lorong yang berada di salah satu lantai bagian atas gedung. "Lantai perkantoran itu ada lorong dan ada gang. Partisi-partisi di dalamnya ada bahan-bahan yang mudah terbakar. Anggota kami tadi melihat masih ada tumpukan dokumen dan kertas yang mudah terbakar," katanya.
Api diketahui mulai berkobar di Gedung Wisma Kosgoro sejak pukul 18.30 WIB. Belum ada pernyataan resmi dari petugas terkait tentang penyebab kebakaran. Jilatan api diketahui muncul dari lantai 16, dan merembet sampai ke lantai teratas gedung, yakni lantai 20.
Pagi ini, api yang sempat padam di Wisma Kosgoro bahkan muncul kembali di lantai 19. Serpihan kaca pun kembali berjatuhan ke jalan raya, membuat petugas pemadam kebakaran meminta pejalan kaki dan pengendara untuk menjauhi kawasan sekitar gedung itu (utd)