Acara ini dimulai pada pukul 20.10 WIB. Pada sekitar pukul 20.40 WIB, tiba-tiba ada seorang pria berkaus gelap masuk ke dalam ruangan melalui pintu samping. Menurut beberapa saksi mata, pria tersebut membawa tongkat besi yang bisa dipanjangkan.
Pria itu kemudian mengarahkan tongkat itu ke politikus Golkar Ali Mochtar Ngabalin yang sedang berdiri di belakang. Sontak, para kader Golkar kemudian mengejar pria itu dan beberapa orang mencoba memukulinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ngabalin mengatakan pria tersebut hampir memukul kepalanya. "Sempat terkena ujung tongkatnya sedikit. Untung saya pakai sorban," katanya.
"Sebelumnya saya melakukan dialog di salah satu stasiun televisi. Mungkin karena ucapan saya terlalu 'keras' saat dialog tentang putusan Menkumham, sehingga dia mengirimkan anak buahnya," katanya.
Ngabalin mengatakan akan mempertimbangkan melapor ke kepolisian. "Kalau perlu nanti saya lakukan visum. Namun sebagai kader Golkar, saya akan maafkan (Yorrys)," katanya.
Saat ini, konsolidasi berlanjut. Namun, pertemuan yang semula berjalan terbuka diubah menjadi tertutup. Sekitar belasan polisi berjaga di depan ruangan konsolidasi. (obs)