"Hakimnya Tati Hardiyanti sekarang," ujar Made ketika dihubungi CNN Indonesia, Jumat (13/3).
Penunjukan Hakim Tati dilakukan oleh Ketua PN Jakarta Selatan Haswandi. Hal tersebut menjadi hak prerogatif Haswandi. Hakim Tati ditunjuk atas permohonan perbaikan perkara yang diajukan pada Senin lalu (9/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, PN Jakarta Selatan menunjuk Hakim Martin Ponto Bidara untuk memimpin sidang praperadilan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut. Hakim Martin merupakan pemutus bebas terdakwa korupsi pajak Asian Agri Suwir Laut.
Kuasa hukum Suryadharma, Humphrey Djemat, menjelaskan gugatan yang dilayangkan Suryadharma menyangkut kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menetapkan kliennya sebagai tersangka. "Juga adanya perbuatan melawan hukum dalam penetapan. Nanti kami buktikan di pengadilan," kata Humphrey ketika dihubungi CNN Indonesia.
Suryadharma tidak terima dinyatakan sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi dana penyelenggaraan ibadah haji pada 2012 dan 2013. Langkah hukum yang dilakukan oleh Suryadharma disinyalir dipicu oleh kemenangan Komjen Budi Gunawan atas KPK terkait penetapan status tersangka kasus suap dan gratifikasi.
Selain Suryadharma, politikus Partai Demokrat Sutan Bhatoegana juga menggugat lembaga antirasuah dalam sidang praperadilan atas status tersangka yang disandangnya untuk kasus gratifikasi penetapan APBN-P di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada 2013. (utd)