Empat warga asing itu, menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Rikwanto, terlibat langsung dalam keberangkatan warga negara Indonesia ke luar negeri yang hendak bergabung dengan ISIS belakangan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rikwanto, ada beberapa hal yang membuat WNI ingin bergabung dengan ISIS. Pertama, ada propaganda yang disebarkan lewat internet. Kedua, utusan ISIS datang langsung ke ‘kantong-kantong’ yang berpotensi sejalan dengan mereka di seluruh dunia.
Kepolisian tengah menyelidiki soal perekrutan ini. Polisi berharap masyarakat dapat ikut membantu karena proses identifikasi butuh bantuan luas publik.
Belakangan ini berkali-kali terjadi keberangkatan WNI ke Suriah yang diduga terkait ISIS. Setelah keberangkatan WNI lewat Malaysia dan Bandara Soekarno-Hatta berhasil dideteksi akhir tahun 2014, pemerintah Turki menahan 16 WNI yang hendak menyeberang ke Suriah pada Rabu pekan lalu (11/3).
Sebelumnya 16 WNI dikabarkan menghilang saat mereka berkunjung ke Turki dengan menggunakan biro perjalanan resmi Smailing Tour dari Indonesia. Namun pemerintah menyatakan kelompok itu berbeda dengan yang telah ditahan. (agk)