“Kami sudah seminggu ini menggodok nama-nama yang akan terlibat langsung dalam kepengurusan PAN. Siapa duduk di mana telah kami pertimbangkan dengan matang secara internal maupun eksternal. Figur Eddy Soeparno pas untuk posisi Sekjen,” kata Yandri Susanto, salah satu formatur, kepada CNN Indonesia, Senin (16/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait posisi Eddy sebagai petinggi Bakrie & Brothers yang pernah dipimpin oleh Aburizal Bakrie (Ical) –elite Golkar yang saat ini tengah ‘berperang’ dengan kubu Agung Laksono memperebutkan kepemimpinan Golkar, Yandri menegaskan hal itu tak ada kaitannya sama sekali dengan politik.
Selama ini, kata Yandri, Eddy terlibat aktif di PAN namun tak tampil ke muka. Ini pula yang membuatnya dirasa cocok sebagai Sekjen yang akan lebih banyak mengurusi internal partai, sementara sang ketua umum Zulkifli Hasan akan banyak berkiprah di eksternal sebagai sosok penghubung PAN dengan berbagai pihak.
Eddy Soeparno bergabung dengan Bakrie Group pada Juli 2008. Ia bankir dengan pengalaman 20 tahun di dunia perbankan, termasuk di Singapura dan Hong Kong. Eddy yang meraih gelar Master di bidang hukum dari Universitas Indonesia itu juga aktif di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).
Pria berusia 49 tahun itu sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan di Merrill Lynch, bank investasi asal Amerika Serikat. Eddy dipercaya sebagai Direktur Keuangan Bakrie & Brothers sejak Juni 2009.
Saat dihubungi CNN Indonesia, Eddy tengah menghadiri rapat direksi sehingga belum bisa memberikan komentar atas tugas barunya di dunia politik sebagai Sekjen PAN. (agk)