"Wajar dukungan mengalir bagai air bah. Datang dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota," tutur Agung di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (19/3).
Agung mengatakan, air bah itu datang sejak putusan sidang Mahkamah Partai Golkar (MPG) beberapa waktu yang lalu. Hingga saat ini sudah lebih dari 400 DPD II yang telah mendekat bahkan bergabung dengan kepengurusan Golkar pimpinan Agung Laksono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agung menjelaskan, pada dasarnya kader Golkar memegang asas legalitas formal. Hal serupa juga pernah diutarakan Sekretaris Jenderal Zainudin Amali. Amali mengaku tak pernah khawatir dengan kepengurusan karena memiliki legalitas yang formal.
Diketahui, berdasarkan dokumen yang telah diserahkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, setidaknya ada 89 orang loyalis Musyawarah Nasional Bali yang telah merapat dan masuk dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Agung Laksono.
Ketua DPP Bidang Hukum Lawrence Siburian sempat mengatakan tidak bermasalah apabila kepengurusan DPP akhirnya akan dirombak kembali karena ada loyalis Ical lain yang merapat ke Agung Laksono Cs. (rdk/rdk)