Kampung Pulo termasuk wilayah rawan banjir karena berlokasi di sekitar bantaran Kali Ciliwung. Air siang ini mulai surut meski masih menggenang tinggi. Semalam hingga dini hari tadi, air bahkan lebih tinggi lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 25 petugas gabungan dari Polres Jakarta Timur dan Polsek Jatinegara yang diterjunkan untuk membantu warga maupun menjaga ketertiban di Kampung Pulo sejak pukul 23.00 WIB, Jumat malam (20/3).
Sri, salah satu warga, bercerita dia dan tetangga-tetangganya memilih untuk tak mengungsi jika banjir masih satu meteran. “Di sini sudah biasa banjir. Setiap hujan besar juga banjir Kami di sini saja, di rumah,” kata dia.
Paling-paling, ujar Sri, yang diungsikan hanya motor milik mereka. Motor-motor itu dipindahkan ke pinggir jalan sehingga di terlihat seratus lebih motor terparkir padat di pinggir jalan. Ruas jalan pun ditutup dan diblok oleh mobil patroli polisi.
Kendaraan yang hendak melintas dari Jalan Otto Iskandar Dinata terpaksa menggunakan lajur seberangnya.
Meski sudah beberapa malam Jakarta diguyur hujan, baru semalam Kampung Pulo kebanjiran lagi. Warga berharap air tak datang lagi lebih tinggi ke kampung mereka. (agk)