Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Irfan Idris mengatakan, sampai saat ini belum diketahui para WNI yang hendak bergabung ke ISIS di Suriah itu akan dipulangkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain alasan jihad ini , para WNI juga menolak untuk dipulangkan karena tidak memiliki harta benda lagi di Indonesia. Sejak memutuskan untuk berangkat ke Suriah beberapa waktu lalu mereka mengaku telah menjual seluruh harta mereka untuk biaya perjalanan dan biaya hidup di Suriah.
Sebelumnya, Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti telah memastikan 16 WNI yang ditahan di Turki dalam waktu dekat ini akan dideportasi. Namun tidak semua dipulangkan karena ada salah satu WNI yang tengah hamil tua. Dengan kondisi ini diperkirakan ada empat WNI yang pemulangannya tertunda.
Empat WNI itu akan dideportasi setelah wanita yang hamil tersebut melahirkan dan usai bayinya dinilai cukup untuk naik pesawat.