Status facebook Jibriel sekitar 11 jam lalu memuat kabar yang menceritakan soal detik-detik dirinya dan keluarga menerima kabar dan bagaimana ia mengenang Ridwan sebagai putra ke enam dari keluarga Ustad Abu Jibriel, mantan pentolan Majelis Mujahiddin Indonesia. (Baca juga: Putra Abu Jibriel Dikabarkan Tewas di Suriah)
“Ummiku tadi bertanya, Abang, apa bener Ridwan telah tiada (syahid Insyaa Allah)? Akupun menjawab, iya ummi, ummi jangan sedih ya. Antara percaya dan tidak, aku dan ummi mulai meneteskan airmata bersama. Aku terdiam sebentar, bayangan-bayangku langsung mengarah pada senyuman adikku ini,” begitu penggalan status Muhammad Jibriel, yang pernah ditahan kepolisian lantaran terlibat dalam mata rantai pendanaan aksi teror.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar tewasnya Ridwan juga dikonfirmasi pengamat terorisme Al Chaidar. Menurutnya dari kabar yang ia dengar dari keluarga, putra Ustadz Abu Jibril, telah tewas di Idlib, Suriah. "Saya dapatkan kabar langsung dari keluarga," katanya saat dikonfirmasi CNN Indonesia, Jumat (27/3).
Sementara jalan penghubung dari kota Idlib menuju kota Ariha dijaga oleh gabungan faksi-faksi lain untuk memutus jalur bantuan musuh dan dari upaya mereka melarikan diri. Serangan dibuka oleh tembakan para sniper. (Baca juga: Mendagri Sebut Tangerang Selatan Rawan Teroris) (sip)