Ia heran orang-orang yang pernah menjadi pimpinan DPR seperti Agung Laksono dan Priyo Budi Santoso bisa mengambil sikap seperti itu.
"Kami ingin mengingatkan ke mereka, ancam-mengancam dan tekan-menekan tidak hanya bertentangan dengan perjuangan Golkar tapi akan merusak citra Golkar di tengah rakyat serta mendegradasi ketokohan orang yang ada di sana (kubu Munas Ancol), " kata Idrus di kantor Fraksi Golkar, Jakarta, Minggu (29/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Minggu lalu dia datang ke sini. Dia mengirim surat dan sudah mengatasnamakan fraksi. Dia dulu kami pecat," kata Idrus.
Lebih lanjut lagi, Idrus yang didampingi Bambang Soesatyo dan Ade Komaruddin menyatakan tidak akan gentar menghadapi ancaman kubu Agung. Meski demikian, ia dan koleganya tidak ingin terseret ke arus pertikaian antar kelompok.
"Kami tak pernah takut ancaman. Kami malu kalau melayani cara-cara seperti itu. Apa kata dunia kalau kami terpancing, politik santun simpati kepada rakyat," kata Idrus menegaskan.
Idrus pun mendesak Agung cs untuk menghentikan menebar ancaman. "Kami ingin mengimbau kepada mereka agar menghentikan cara berpolitik seperti itu," katanya. (utd)